Selama 2 tahun kebelakang, aku kembali hidup menjauh dari mereka. Mereka ini adalah orangtuaku. Setelah aku telaah, sudah sejak Tahun 2013 aku mulai hidup terpisah, secara mandiri, karena harus berpindah tempat untuk kuliah. Aku masih ingat bahwa sangat sulit bagiku untuk memasak. Namun, hidup dan tinggal di kos mengharuskanku untuk memasak. Sampai-sampai, Ibuku heran karena … Continue reading Aku Mau Memperkenalkan Seseorang Terpenting dalam Hidupku: Ayahku!
Every child born to be an Artist
Menggambar adalah sebuah fenotipe. Setiap manusia hadir dengan kemampuan murni untuk menggambar. Bayangkan saja, anak kecil sangat suka mencoret kertas. Berikan mereka pensil dan kertas, niscaya kamu akan mendapatkan sebuah karya. Sebuah garis, titik, lingkaran, bahkan hal abstrak lainnya. Hal abstrak yang bermakna sesuatu bentuk, yang pasti hanya anak tersebut yang tahu. Gambar terkorelasi dengan … Continue reading Every child born to be an Artist
Be independent because asking for help has never been easy for me
Sudah hampir dua puluh lima tahun hidup terus berjalan sebagaimana caranya. Waktu yang ku lewati terasa begitu padat dan cepat, terkadang terasa tidak bermakna, terkadang terasa sia-sia. Semuanya berjalan dengan semesta sebagai pendukungnya.Dalam dua puluh lima tahun tersebut, selama tiga tahun terakhir, aku mulai menyadari bahwa memahami diri sendiri itu penting. Sebagai penyintas depresi, aku … Continue reading Be independent because asking for help has never been easy for me
Lingkar pertemanan dan obrolan ringan
Singkat saja tulisan saya kali ini, saya akan sedikit bercerita tentang lingkar pertemanan saya beberapa bulan ini. Entah kenapa, saya masuk ke dalam lingkaran pertemanan yang dulu hanya sering dipergunjingkan diantara teman yang lain, dan saya tak menduga akan ikut masuk ke dalamnya dan bahkan addicted terhadapnya. Saya memiliki sekelompok teman dengan beberapa frekuensi masing-masing. … Continue reading Lingkar pertemanan dan obrolan ringan
Why I have a complicated mind?
That's the thing that I always mind of, why I have a complicated mind? Why I dont have a simple mind? Why I always wasted my mind? I dont even know. Terkadang aku merasa berkecil hati dan rendah diri dengan orang lain, yang mana mereka memiliki pemikiran lebih sederhana dariku. Temanku setelah selesai kuliah, hanya … Continue reading Why I have a complicated mind?
Lepas Jilbab, keputusan terpenting yang mengubah hidupku
Teriakan-teriakan kafir dan murtad, adalah hal umum bagi sebagian masyarakat kekinian. Disaat perempuan-perempuan muslim digiring untuk menjadi lebih islami, menjadi manusia yang syar'i dan hijrah demi menjadi lebih baik di hadapan Tuhan. Namun kampanye-kampanye hijrah terkadang membuatku berkerut dahi, entah kenapa hijrah itu hanyalah sebuah topeng untuk menutupi hal-hal yang dirasa tak bisa berhijrah dengan … Continue reading Lepas Jilbab, keputusan terpenting yang mengubah hidupku
Menulis? Terpaksa atau Hobi?
Sudah beberapa hari ini kegalauan melanda diriku. Entah karena efek PMS (Period Menstruasy Syndrom) atau memang problematika yang tak kunjung hilang. Orang bilang umur 20-an adalah waktu yang tepat untuk disebut mid-lyfe-crysis, memang bukan sebutan tak beralasan. Aku sudah mengalaminya satu tahun terakhir. Mulai dari lulus kuliah mau kerja atau S2, kalau kerja yang cocok … Continue reading Menulis? Terpaksa atau Hobi?
I want to live for…
Sore terakhir di sebuah desa yang indah Seseorang membuatku tercengang dan terharu dengan kehebatan perjalanan hidupnya. Hal tersebut membuatku bertanya-tanya tentang diriku sendiri. Dia adalah Park Jin Young, bagi kalian pecinta K-Pop pasti tahu tentang beliau ini. Yah benar, dia adalah pendiri JYP Entertainment, tempat bagi para musisi dan idol terkenal kebanggaan kalian. Ada dua … Continue reading I want to live for…
Aku sebagai diriku
Beberapa hari ini saya banyak merenung, bukan karena hal hidup dan mati. Tetapi lebih ke hal sederhana yang pasti akan membuat orang lain memulai segala ghibahannya. Pertanyaan menulis atau tidak menjadi awal mula renungan saya. Menulis adalah hobi yang telah lama saya tinggalkan. Mungkin sekitar 14 tahun lalu terakhir saya menggoreskan pena kesebuah buku diary … Continue reading Aku sebagai diriku